Me ^^

Me ^^

Thursday, 30 August 2012

Stress Management

Hari ini aku mengikuti sebuah training yang diadakan kantor, yakni Stress Management. Sebenarnya aku ikut2 training beiginian di kantor karena perusahaanku mewajibkan setiap karyawannya untuk mengembangkan diri, mungkin istilah gampangnya ya semacam SKP kalo kuliah. Intinya training2 yang diikuti akan menambah value buat penilaian akhir nanti. Nah, begitu mendapat email tentang training ini, aku ajak teman2ku untuk ikut, sepertinya menarik hehe.
Training ini berasa menyenangkan, ya mungkin karena trainernya pun mampu membawa suasana agar tidak jenuh *maklum jam2-5 sore n itu jam rawan!* Di awal2 sesi kami disuruh mengisi nilai tentang beberapa pernyataan, semacam tes psikologi. Dan salah satu pernyataannya adalah : 'Anda dapat menangis meledak secara tiba2', dan langsung ku isi nilai 4 (dari 5), tetapi jadi satu catatan penting bagiku : Seorang Levina masih sedemikian galaunye yah hahaha =))

Then, sesi pun terus berlangsung, di mana kami saling berdiskusi tentang apa itu arti stres dan stimulus2 apa yang biasanya mendorong kita menjadi stres, terutama dalam pekerjaan. Puji Tuhan bagiku aku menikmati pekerjaanku dan bisa dibilang hampir jarang mengalami stres karena pekerjaan. Meskipun banyak bicara soal pekerjaan, namun aku mengambil poin2 yang diajarkan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari2. Poin pentingnya adalah stres itu sebenarnya tergantung bagaimana paradigma atau sudut pandang kita menghadapi stres itu, jika kita menggunakan paradigma yang salah, maka stres akan selalu menjadi hal negatif, sebaliknya ketika kita menggunakan paradigma yang tepat, maka stres justru dapat menjadi suatu hal positif untuk memotivasi diri *intinya begitu*. Kemudian ada poin lain yang menarik yang mengatakan : 'I don't have to be perfect to be accepted.' Ya, aku akui aku merupakan orang ingin semuanya sempurna, hmm perfeksionis intinya, namun masih dalam hal wajar *menurutku hihi*. Dan hal inilah yang sebenarnya aku tau merupakan paradigma yang salah bagiku karena aku masih sering kali berpikir I don't accepted because I'm not perfect, ya Levina bukanlah orang yang sempurna, dan hal ini masih terus menghantuiku.

Dan di akhir sesi, kami diberikan pelatihan untuk refleksi singkat ketika merasa stres, pelatihannya adalah totok wajah, dada, punggung, sampai ke jari. Sambil mendengarkan lantunan musik hangat dengan gemericik air, kami memejamkan mata, dan sambil melakukan totok, kami diminta membisikan dalam hati : "Meskipun saya stres, saya menerima diri apa adanya." Intinya ini adalah kalimat afirmasi untuk diri sendiri dan aku cukup merasa tertampar akan hal ini. Harus ku akui, aku masih terluka dengan diri sendiri, entah mengapa. Intinya aku merasa terkadang aku belum bisa menerima diri sepenuhnya :( Seperti tadi siang di kantor ketika jam istirahat, air mataku mengalir begitu saja dan aku terisak. Inikah stres? Entah, aku merasa kekosongan yang amat dalam, ketidakberdayaan, kesendirian, kelemahan, penolakan, dan sampai saat ini walaupun aku tau alasannya, tapi aku masih sering bertanya padaNya, sebenarnya hal lain apa yang belum Ia singkapkan dalam hatiku ? Ya, I still feel that I have something wrong and I don't know why :(

Hmm tetapi kupejamkan mataku dan ku katakan pada diriku : HE LOVES ME, yes He loves me for who I am. Aku ga perlu menjadi orang lain, aku cukup menjadi seorang anak kecil kesayanganNya yang datang meminta pelukan hangat dariNya. Tiada kata lain selain : "Aku cape, Tuhan." Dan aku tau tangan itu selalu terbuka untuk mendekap erat diri ini dan bisikan lembutnya hanya mengatakan : "I know it, be patient, my lovely daughter."

Walau sebentar, tapi aku tau training hari ini mengajarkanku sekali lagi tentang kehidupan. Kehidupan yang sulit, stres, penuh misteri, tapi banyak hal positif yang bisa diambil ketika kita menggunakan paradigma yang tepat. Dan aku masih berjuang untuk hal ini, untuk mengubah semua sudut pandang yang kebanyakan kupandang secara negatif, untuk menjadi sudut padang yang positif agar aku tidak semakin terjebak dalam kekelaman ini. :')

Friday, 3 August 2012

Be happy :')

Sebenernya entah mau nulis apa, cuma mau numpang corat-coret sih... *ups? Numpang? Lah ini blog saia sendiri koq numpang hahaha =))
Hmm intinya sekarang idup ya kerja, pulang kerja kadang pergi makan or nonton, kalo ga ya pulang ke rumah. Trus kalo weekend biasanya juga jalan2, kalo ga bisa amsyong di rumah ngegalau hahaha =)) Kadang2 juga pegi ke PD2, meluapkan rasa haus and rindu ama Sang Khalik *halahhh... Yaaa, hati ini sekarang malah bisa begitu meluap2 untuk bersekutu dan berintim ria denganNya dibanding dulu bahkan :)
Tuh kan, ga ada intinya mau cerita apa sebenernya hahaha. Inti dari semuanya sih that now I'm happy :) Ya, walaupun mungkin matahari ga bersinar, bulan ga tampak, bintang ga muncul, bumi ga berputar, dan hidup ga selalu dalam 'sesi aman', aku mencoba untuk bersyukur buat segala hal. Yes, sungguh indah hidup penuh rasa syukur, terima kasih, menerima, dan lain2. Walau kelihatannya ga mudah, aku cuma berusaha mendongakan kepala dan mengatakan "Levina pasti bisa ngelewatin ini semua!" And, I did it :) Mungkin aku GA AKAN sepenuhnya pulih akan segala hal yang pernah terjadi di dalam kehidupan ini (bukan pesimis akan kata GA AKAN, tapi aku tau kapasitasku dan pikiran yang selalu mengingat segala hal yang pernah terjadi), tapi di luar itu semua, aku mau percaya kalau ada pelangi yang udah disiapkan buat seorang Levina :) Kapan? Only heaven knows :)
Yes, be happy, Lev! :')
Jangan biarkan apapun menghalangi kamu untuk bahagia.
Jangan biarkan godaan2 itu menghancurkan bentengmu lagi.
Jangan biarkan pikiran2 negatifmu merusak kehidupanmu.
Congrats buat kamu yang uda berhasil menyebut namanya dalam doa.
Congrats buat kamu yang uda berhasil ga menangis untuk beberapa waktu.
Congrats buat kamu yang uda berhasil menanamkan sedikit demi sedikit pikiran2 positif.

Klara just want to see Levina be H.A.P.P.Y. ^^