Me ^^

Me ^^

Thursday, 27 May 2010

Doa dalam kesesakan

Yesus, Tuhanku...
Di dalam kemelut hati ini, aku tidak ingin menuntut hidup mulus tanpa gelombang.
Memanggul salib itulah tugasku sebagai pengikut-Mu, bukanlah lari menghindar.
Namun Tuhan, saat-saat aku tidak mengerti jalan-Mu.
Waktu kebingungan dan kekhawatiran melanda diriku, jangan lepaskan tanganku.
Mampukanlah aku berdiri tegap melawan gelombang perasaanku yang tak menentu.
Bantulah aku untuk bersabar, penuh kasih dan kerendahan hati.
Jangan biarkan aku hanyut melawan-Mu, menyerah dalam arus percobaan.
Biarlah dekapan kasih-Mu menguatkan aku untuk berjuang.
Menyadarkan aku bahwa aku tidak sendirian, tetapi Engkau tak pernah lena dan tetap memangku,
mendekapku dalam segala suasana,
lebih-lebih dalam suasana yang gelap gulita dan membosankan ini.
Tuhan biarlah aku semakin murni dalam genggaman tangan-Mu.
AMIN
an inspiring prayer from anas

Tuesday, 25 May 2010

You'll find it someday :)

Find a guy...
who calls you beautiful instead of hot
who calls you back when you hang up on him
who will stay awake just to watch you sleep


Wait for the guy...
who kisses your forehead
who wants to show you off to the world when you are in your sweats
who holds your hand in front of his friends
who is constantly reminding you of how much he cares about you
and how lucky he is to have you

who turns to his friends and says, 'THAT'S HER!'

Life only comes around once
make sure u spend it with the right person...

When a boy...

When a boy is quiet,
millions of things are running in his mind.

When a boy is not arguing,
he is thinking deeply.


When a boy looks at u with eyes full of questions,
he is wondering how long you will be around.


When a boy answers 'I'm fine' after a few seconds,
he is not at all fine.


When a boy stares at you,
he is wondering why you are lying.

When a boy let you lays on his chest,
he is wishing for you to be his forever.

When a boy wants to see you everyday,
he wants to be yours forever.


When a boy says 'I love you',
he means it.


When a boy says 'I miss you',
no one in this world can miss you more than that.

Monday, 24 May 2010

Semut n gajah

Lebih baik menjadi raja semut
daripada menjadi ekor gajah

Gajah bisa punya penyakit kaki semut (a.k.a. kesemutan)
Tapi semut ga bisa punya penyakit kaki gajah
Try to do the best for being 'the king'!
Levina, you can! :)

Prayer for China's chuch 24 May 2008

PRAYER OF HIS HOLINESS BENEDICT XVI
TO OUR LADY OF SHESHAN
ON THE OCCASION OF THE WORLD DAY OF PRAYER
FOR THE CHURCH IN CHINA (24 MAY 2008)



Virgin Most Holy, Mother of the Incarnate Word and our Mother,
venerated in the Shrine of Sheshan under the title "Help of Christians",
the entire Church in China looks to you with devout affection.
We come before you today to implore your protection.
Look upon the People of God and, with a mother’s care, guide them
along the paths of truth and love, so that they may always be
a leaven of harmonious coexistence among all citizens.


When you obediently said "yes" in the house of Nazareth,
you allowed God’s eternal Son to take flesh in your virginal womb
and thus to begin in history the work of our redemption.
You willingly and generously cooperated in that work,
allowing the sword of pain to pierce your soul,
until the supreme hour of the Cross, when you kept watch on Calvary,
standing beside your Son, who died that we might live.

From that moment, you became, in a new way,
the Mother of all those who receive your Son Jesus in faith
and choose to follow in his footsteps by taking up his Cross.
Mother of hope, in the darkness of Holy Saturday you journeyed
with unfailing trust towards the dawn of Easter.
Grant that your children may discern at all times,
even those that are darkest, the signs of God’s loving presence.


Our Lady of Sheshan, sustain all those in China,
who, amid their daily trials, continue to believe, to hope, to love.
May they never be afraid to speak of Jesus to the world,
and of the world to Jesus.
In the statue overlooking the Shrine you lift your Son on high,
offering him to the world with open arms in a gesture of love.
Help Catholics always to be credible witnesses to this love,
ever clinging to the rock of Peter on which the Church is built.
Mother of China and all Asia, pray for us, now and for ever.
Amen!

Friday, 21 May 2010

can we like that fairytale?

I hope that our story would be a never ending story ever written.
Just like the old fairytale, it ends up with...
"... and we live happily ever after ..."
can we? :'(

Thursday, 20 May 2010

Pelangi Kasih-Nya

Apa yang kau alami kini
Mungkin tak dapat engkau mengerti
Satu hal tanamkan di hati
Indah semua yang Tuhan b'ri

Tuhanmu tak akan memberi
Ular beracun pada yang minta roti
Cobaan yang engkau alami
Tak melebihi kekuatanmu

Tangan Tuhan sedang merenda
Suatu karya yang agung mulia
Saatnya 'kan tiba nanti
Kau lihat pelangi kasih-Nya


Hey hey heyyy...
Lepina mao cerita nihhh hehehe...
Ga tau kenapa g pengen nyanyiin lagu ini saat ini. Lagu yang klo lagi mellow bisa bikin menitikkan air mata. Klo lagi bete aa Tuhan sih kga ngaruh ni lagu, yang ada bkin g 'maki2' Tuhan : "Tuhan bohong bgt sih lo koq g dikasi uler dalam idup g? kan g mintanya roti." Sering bgt g mikir ky gtu. Tp saat ini g bener2 bersyukur klo g punya Tuhan yg luar biasa, yg sedang merenda kehidupan g dgn begitu ajaibnya. Byk perkara yang tak dapat ku mengerti mengapakah harus terjadi di dalam kehidupan ini. Satu perkara yang kusimpan dalam hati, tiada sesuatu kan terjadi tanpa ALLAH PEDULI :)

Mungkin g bs lg bener2 bersyukur gni krn ada salah satu brother g di PD yg cerita soal masalah keluarganya. Fiuuuhhh... kadang g miris juga kalo dgr temen2 g crita soal ini, krn g merasakan hal yang sama dan g tau apa yang mereka rasakan sebagai seorang anak. Kadang g jg sampe menitikkan air mata, ga cm menitikkan malah, bisa ampe tersedu2, tp g selalu menguatkan diri g, g ga boleh jadi levina yg lemah! G selalu berusaha tegar dan memberi semangat n support buat mereka, krn itupun yg mereka butuhkan klo ngadepin masalah 'org dewasa' tersebut. Kita ga bs apa2, cm bisa doa n percaya klo ini jalan Tuhan yg terbaik.


Ya intinya meskipun kita sebagai manusia ga tau rencana Tuhan mau ngapain, tapi setidaknya kita mau berserah n berbuat yang terbaik, krn Tuhan akan membimbing kita di dalam badai topan hidup kita, Dia hadir ketika hujan deras mengalir dari mata kita, Dia ada ketika kilat menyambar hati kita, tapi satu yang Dia janjikan : kita akan segera melihat PELANGI KASIHNYA :)

Sunday, 16 May 2010

Pekerjaan VS Pelayanan

Bila anda melakukannya selama ada waktu luang, itulah PEKERJAAN.
Bila anda melakukannya meskipun mengganggu aktivitas anda, itulah
PELAYANAN.

Bila anda berhenti karena tidak ada yang berterimakasih kepada anda, itulah
PEKERJAAN.
Bila anda terus bekerja walaupun tidak pernah dikenal siapapun, itulah
PELAYANAN.

Bila anda melakukannya untuk diri sendiri, itulah
PEKERJAAN.
Bila anda melakukannya untuk Tuhan, itulah
PELAYANAN.

Bila anda melakukannya demi kehormatan diri, itulah PEKERJAAN.
Bila anda melakukannya demi kemuliaan Tuhan, itulah PELAYANAN.

Bila anda merasa telah banyak berkorban dan layak mendapatkan upah, itulah
PEKERJAAN.
Bila anda terus merasa belum cukup melakukan apa2 dan terus ingin melakukan lebih, itulah
PELAYANAN.
When we do our job, do it for GOD, n you'll feel that all you do is not futile because He works with you! :)
Happy serving! ^^v

Thursday, 13 May 2010

H.A.P.P.I.N.E.S.S.

There is only one happiness in life :
TO LOVE
and
TO BE LOVED
- George Sand -

cinta n pengorbanan

sebab cinta adalah pengorbanan di mana pengorbanan tidak lagi dipandang sebagai pengorbanan, tetapi dilakukan tanpa pamrih dan tanpa mengharapkan balasan.

Monday, 3 May 2010

c.o.n.f.u.s.e.d.

aku ga tau di sini ngapain
aku ga tau apa yang harus dilakukan sekarang
aku ga tau mau ngapain nanti


aku ga tau akan kemana nanti
aku ga tau harus ngapain aja
aku ga tau bakal jadi apa nanti

AKU BINGUNGGG :'(
I'M SO CONFUSED + AFRAID + SAD + WATEVAAA... T.T

Sunday, 2 May 2010

Part 3 : Sembilan Karunia

PEMBARUAN KARISMATIK KATOLIK (3)
Artikel Iman : ROH KUDUS
SEMBILAN KARUNIA


Didalam Surat Paulus Yang Pertama kepada Jemaat di Korintus, khususnya di 1 Kor 12:4-11, dinyatakan mengenai Sembilan Karunia Roh Kudus:

A. KARUNIA HIKMAT
Karunia Hikmat adalah karunia dari Roh Kudus untuk membawa seseorang kepada keputusan yang tepat dan bijaksana mengenai bagaimana hidup sebagai seorang pengikut Kristus yang sejati. Umumnya umat Katolik bisa memperoleh karunia ini dengan berdoa permohonan kepada Roh Kudus.

B. KARUNIA PENGETAHUAN
Karunia Pengetahuan adalah karunia dari Roh Kudus untuk lebih dalam mengerti mengenai misteri iman, atau didalam situasi dimana secara manusiawi tidak mungkin seseorang bisa mengetahui akan suatu hal tertentu, kecuali Tuhan sendiri yang mengungkapkanya. Banyak imam memperoleh karunia ini saat mengikuti Sakramen Rekonsiliasi.

C. KARUNIA IMAN
Karunia Iman adalah karunia dari Roh Kudus dimana seseorang merasakan keyakinan bahwa apapun yang dimintanya kepada Tuhan akan diberikan. Seperti yang Yesus katakan kepada murid-muridnya di Mark 11:23.

D. KARUNIA MENYEMBUHKAN
Karunia Menyembuhkan adalah karunia dari Roh Kudus yang telah lama diberikan kepada para orang kudus. Karunia ini mempercepat proses penyembuhan seseorang yang sedang sakit.

E. KARUNIA MENGADAKAN MUKJIZAT
Karunia Mengadakan Mukjizat adalah karunia dari Roh Kudus yang sama sekali bertentangan dengan hukum alam. Karunia ini berbeda dengan karunia menyembuhkan. Contoh dari karunia ini adalah kebangkitan Lazarus seperti diceritakan di Yoh 11: 1-44

F. KARUNIA BERNUBUAT
Karunia Bernubuat adalah karunia dari Roh Kudus dimana seseorang dapat menyampaikan pesan dari Tuhan kepada seseorang ataupun sekelompok orang. Pesan yang disampaikan tidak melulu mengenai kejadian yang akan datang, tetapi juga mengenai apa yang harus dilakukan orang atau kelompok orang tersebut pada saat ini. Santo Petrus berkata,”Tetapi siapa bernubuat, ia berkata-kata kepada manusia, ia membangun, menasehati dan menghibur” (1 Kor 14:3) Jadi, karunia bernubuat bukan berarti karunia untuk membawa khabar petaka.

G. KARUNIA MEMBEDAKAN ROH
Karunia Membedakan Roh adalah karunia dari Roh Kudus, dimana seseorang dapat membedakan apakah roh yang hadir adalah roh jahat atau Roh Kudus. Biasanya, dengan karunia ini, seseorang bisa merasakan roh yang hadir pada saat ia bertemu dengan orang lain. Dengan karunia ini, ia dapat merasakan apakah orang tersebut memancarkan kasih dan kebaikan atau elemen-elemen yang negatif.

H. KARUNIA BERBAHASA ROH
Karunia Berbahasa Roh adalah karunia dari Roh Kudus, dimana seseorang bisa berkata-kata dengan bahasa baru yang tidak dapat dimengerti. Sesungguhnya Roh Allah yang ada didalam dirinya yang sedang berdoa, seperti kata Rasul Paulus di Rom 8: 26-27. Mengenai berbahasa roh ditemukan 57 kali dalam Kitab Perjanjian Baru.

I. KARUNIA MENAFSIRKAN BAHASA ROH
Karunia Menafsirkan Bahasa Roh adalah karunia dari Roh Kudus dimana seseorang dapat menterjemahkan orang lain yang sedang berkata-kata dalam Bahasa Roh. Karunia ini, menurut Santo Petrus, setara dengan karunia bernubuat.

Di dalam Konsili Vatikan II ada beberapa hal yang penting yang disampaikan mengenai karisma-karisma ini:
Semua karisma, dari yang besar sampai yang sederhana, yang telah diberikan oleh Allah harus disambut dengan rasa syukur dan terhibur, terutama yang sesuai dengan kebutuhan Gereja, dan yang dimaksud untuk menjawab kebutuhan-kebutuhan tersebut. (Lumen Gentium 12)

Selain itu perlu kita ingat akan pesan Rasul Paulus di Yoh 13: 34-35 bahwa selama cinta kasih - yang merupakan buah Roh Kudus itu - belum berkuasa di dalam diri kita, maka kita belum bisa berbicara mengenai Pembaruan Rohani yang sebenarnya. Demikian juga gereja dan dunia akan berubah hanya jika kita dipenuhi oleh cinta kasih Ilahi dan jika kita saling mencintai seperti Yesus mencintai kita.

Part 2 : Karunia-Karunia Karismatis

PEMBARUAN KARISMATIK KATOLIK (2)
KARUNIA-KARUNIA KARISMATIS/FENOMENA
Artikel Iman : ROH KUDUS
KARUNIA-KARUNIA KARISMATIS/FENOMENA


Karunia-karunia karismatis adalah karunia-kanunia dan Allah yang membuat Gereja lebih kaya, lebih bersemangat, lebih mampu menjadi tanda dan membuktikan diri ... (Paus Paulus VI). Konsili Vatikan II menegaskan bahwa hak dan kewajiban setiap orang beriman untuk menggunakan karunia-karunia karismatis dalam Gereja dan dalam dunia, untuk kebaikan umat manusia dan untuk membangun Gereja .

Narnun demikian, kanmia-karunia karismatis sering dianggap sebagai ornong kosong (non sense) oleh orang-orang yang terialu membanggakan akal budinya. Dengan kata lain sangat rasional. Santo Paulus menulis bahwa tidaklah mungkin mengajarkan tentang kaninia-kaninia Roh dengan cara bagaimana filsafat diajarkan (I Kor 2,13). Bagi orang-orang yang pandangannya alamiah atau tidak rohani , karunia-karunia Roh adalah kebodohan ; karunia-karunia Roh hanya dapat dimengerti atas cara rohani oleh mereka yang memiliki Roh (IKor 2,12-14),

Karena itu, untuk memahami karunia-karunia, orang harus bersedia membiarkan iman menerangi akal budi. Orang dapat menerima karunia-karunia hanya dalam semangat iman seperti imannya kanak-kanak dan kemudian orang harus menilai karunia-karunia itu dari buah-buahnya. Kitab Suci, hidup orang-orang kudus dan kesaksian berjuta-juta orang Katolik yang terlibat dalam Pembaruan Karismatik masa kini memperlihatkan bahwa kanmia-karunia karismatik itu penting, penuh arti dan bagus, dalam penyelenggaraan dan belas kasih Allah!.

Karunia bernubuat
Istilah iiu berasal dan kata Yunani prophete yang berarti berbicara atas nama . Karena itu kanmia karismatis bemubuat tidaklah sama dengan apa yang oleh dunia disebut meramal, yaitu meramalkan kejadian-kejadian yang akan datang. Bemubuat berarti berbicara atas nama Allah, supaya bermanfaat bagi pendengar dan bertujuan untuk membangun, menasihati dan menghibur (IKor 14,3).
Nubuat dalam Pembaruan Karismatik dimengerti sebagai pesan yang dalam arti sebenarnya merupakan kata-kata yang berasal dari Tuhan. Nubuat adalah apa yang dikehendaki Tuhan untuk didengarkan oleh kelompok dan tidak hanya apa yang dipikirkan oleh pembicara sebagai pesan yang patut disampaikan kepada kelompok. Nubuat harus diilhami oleh Roh Kudus. Ini berarti, pertama-tama bahwa seorang beriman jangan memberikan sumbangannya kepada perternuan doa dalam bentuk bernubuat jika tidak yakin sungguh-sungguh bahwa pesan itu berasal dari Tuhan dan bukan hanya buah refleksinya sendiri yang saleh. Nubuat juga berarti bahwa pesan itu harus dikukuhkan oleh discerment kelompok.
Nubuat yang sejati/benar akan membawa kasih, sukacita, darnai dsb. Nubuat yang palsu akan menyebabkan kesedihan, perpecahan dsb. Sedangkan bukan nubuat (yang merupakan hasil dari imajinasinya sendiri yang saleh) tidak akan merugikan atau menguntungkan bagi siapapun.

Karunia bahasa roh
Karunia bahasa roh ini ada tiga macam:
Macam yang pertama, karunia bahasa roh berarti karunia berbicara bahasa asing. Orang itu tidak mengenal bahasa yang diucapkan itu dan belum pemah mempelajarinya, misalnya dalam Kisah 2,6-11. Karunia bahasa roh macam ini sangatlah jarang, dan dimaksudkan sebagai tanda bagi orang-orang yang tidak beriman (IKor 14,22),

Macam kedua, karunia bahasa roh berarti kanmia bemubuat, untuk menyampaikan pesan Allah kepada orang-orang beriman; narnun bahasa roh itu sendiri tidak dapat dimengertf (kata-kata yang diucapkan bukanlah bahasa yang dimengerd oleh manusia), karena itu harus dibuat bisa dimengerti oleh adanya karunia karismatis yang lain yaitu karunia menafsirkan bahasa roh (bdk IKor 14,13,26,27) .

Macam ketiga, kanmia bahasa roh ialah karunia doa. Kalau kita berbicara bahasa roh dalam Pembaruan Karismatik urnumnya yang dimaksudkan ialah karunia doa. Karunia doa mempunyai dua ciri : harus diucapkan secara lisan (tidak dimaksudkan untuk doa hening atau diam) dan tidak dapat dimengerti (akal budi tidak digunakan); narnun demikian Kitab Suci menjamin kita bahwa itu adalah doa, karena ditujukan kepada Allah, dimengerti oleh Allah dan diilhami oleh Roh Allah untuk menolong orang-orang beriman berdoa bila Kita tidak tahu bagaimana seharusnya kita berdoa (IKor 14,2; Roma 8,26-27).

Santo Paulus mendorong orang-orang Kristiani untuk berdoa dengan bahasa roh maupun berdoa dengan akal budi (IKor 22 14,14-15). Untuk memahami dengan benar nasihat Paulus yang nampaknya berlawanan dalam IKor 14 tentang menggunakan atau tidak menggunakan bahasa roh, orang hams melihat bahasa roh macam yang mana yang dimaksudkan oleh Paulus, apakah macam yang kedua atau macam yang ketiga diatas. Sebagaimana telah kita lihat, dalam sebagian besar kasus, berdoa atau menyanyi dalam bahasa roh bukanlah berbicara dalam bahasa yang nyata yang tidak dapat dimengerti, tetapi mengeluarkan suara dibawah inspirasi Roh Kudus yang pada urnumnya dengan maksud berdoa kepada Allah.

Nilai dari karunia ini terletak dalam kemampuannya membebaskan kedalaman roh manusia untuk menyatakan secara lisan dan dapat didengar apa yang tidak dapat dinyatakan dengan kata-kata dalam bahasa konseptual. Berdoa dalam bahasa roh disebut doa dari hati dan bukannya doa dari pikiran . Doa bahasa roh adalah doa pra-konseptual .

Apa yang dikenal dalam Pembaruan Karismatik sebagai bersenandung dalam roh adalah sama dengan apa yang oleh tradisi Kristiani disebut yubilatio atau sorak kegembiraan. St. Paulus mendorong praktek bersenandung dalam roh ini (IKor 14,15). Santo Agustinus dan Bapak-bapak Gereja yang lain menulis tentang semacam bersenandung secara spontan oleh jemaat yang mereka sebut YUBILATIO . Uraian Santo Agustinus mengenai yubilatio ini secara sempuma cocok dengan nyanyian spontan dan tanpa kata dalam mana kelompok-kelompok karismatik sering mengekspresikan doa pujian mereka kepada Allah. Nyanyian tanpa kata adalah senandung, maka bemyanyi dalam bahasa roh berarti bersenandung dalam bahasa roh.

Penafsiran bahasa roh
Penafsiran bahasa roh tidak membutuhkan terjemahan pesan-pesan Allah yang diucapkan dalam bahasa roh, seolah- olah pembicara dalam bahasa roh itu telah menggunakan bahasa asing yang sungguh-sungguh dan sekarang seseorang yang lain harus menyampaikannya kedalam bahasa setempat. Berbicara dalam bahasa roh dimaksudkan untuk menyiapkan orang-orang yang hadir dalam perternuan doa untuk menantikan pesan dan Allah dan orang yang mendapat karunia penafsiran kemudian berbicara dengan jelas apa yang pada hakekatnya suatu nubuat, yang dapat dipakai sebagai tafsiran dan pesan Allah tersebut.

Karunia penyembuhan
Karisma ini sungguh-sungguh suatu karunia berdoa dengan iman yang teguh akan kuasa Allah yang menyembuhkan semua penyakit kita, baik penyakit fisik, emosional dan spiritual, baik penyakit-penyakit itu secara normal dinilai dapat disembuhkan atau tidak dapat disembuhkan. Iman ini biasanya bukan hasil dari refleksi teologis tetapi hasil dari pengalaman; pengalaman orang-orang lain yang disharingkan dalam perternuan doa dan melalui literatur tentang Pembaruan Karismatik; dan dalam banyak kasus pengalaman pribadi seseorang baik pengalaman dirinya disembuhkan atau menyaksikan orang lain disembuhkan merupakanjawaban atas doa. Dalam hal adanya beberapa penyembuh , pengalaman berulang-ulang menyaksikan penyembuhan- penyembuhan, baik penyembuhan biasa maupun luar biasa yang terjadi dalam diri orang yang mereka doakan membuat mereka sadar bahwa Allah memanggil mereka atas cara yang khusus untuk suatu pelayanan penyembuhan.

Penyembuhan Bathin
Penyembuhan Bathin adalah bentuk pemeliharaan pastoral, dalam mana seseorang didorong untuk menyesali dosa-dosa masa lampau, untuk mengampuni siapa saja yang mungkin telah melukainya atau merugikannya dan mengundang Yesus untuk menyembuhkan luka-luka hati dan menyembuhkan ingatan akan peristiwa pahit itu. Bukalah kain-kain itu dan biarkan ia pergi! adalah kata-kata Yesus sesudah la membangkitkan Lazarus dan kematian (Yoh 11,44) dan inilah apa yang terus diperbuat oleh Yesus bagi masing-masing din kita melalui penyembuhan ingatan-ingatan kita.

Kebutuhan kita yang paling dalam adalah kebutuhan akan kasih dan penghargaan yang terus menerus, dan kalau kita tidak menernukannya sewaktu bayi atau kapan saja dalam hidup kita, hal itu dapat mempengaruhi hidup kita dikemudian hari dan merampas kedamaian dari hati kita, merampas kemampuan kita bergaul dengan penuh kasih dengan orang-orang lain dan merampas kemampuan kita untuk mempercayai Allah dan manusia. Seringkali banyak orang dikuasai oleh pengalaman- pengalaman masa lampau yang menyakitkan.
Tetapi ada kabar baik yaitu bahwa perasaan takut yang tidak masuk akal, kecemasan, rasa malu, rendah din, kecemburuan, kemarahan, kebencian dan kebiasaan-kebiasaan buruk dapat dihancurkan oleh doa, asal orang-orang itu berusaha dengan sungguh-sungguh untuk menertibkan hidup mereka secara Kristiani.

Pelayanan Pelepasan
Pelayanan pelepasan : Pengalaman berdoa untuk penyembuhan bathin telah mengantar beberapa orang kepada apa yang disebut pelayanan pelepasan . Bila mereka telah mendoakan dengan hasil yang kecil saja bagi seseorang yang nampaknya memerlukan penyembuhan bathin dan menernukan tanda-tanda bahwa mungkin ada pengaruh kuasa kegelapan pada akar permasalahan, mereka mengetahui bahwa apa yang dibutuhkannya ialah memerintahkan roh jahat keluar dalam nama Tuhan Yesus. Perintah demikian dapat dilakukan dengan diam-diam, tanpa membiarkan orang itu mengetahui apa yang sedang dikerjakan, bila dianggap lebih baik melakukannya atas cara demikian itu. Pengalaman menunjukkan bahwa exorcisme yang sedemikian sederhana dan privat itu dapat berhasil guna, bila orang itu nampaknya diganggu oleh sejenis keterbelengguan yang membatasi kebebasannya untuk mengatasi godaan-godaan atau memutuskan hubungan dengan kebiasan dosa. Pelayanan pelepasan ini harus dibedakan dengan upacara exorcisme, yang digunakan dalam kasus kerasukan setan dan yang boleh melakukan exorcisme ialah seorang imam yang diberi kuasa oleh uskup.

Berkata-kata dengan pengetahuan (Sabda pengetahuan)
Karisma ini memungkinkan sang pembicara men-sharingkan pengetahuairnya (tentang seseorang) yang tidak dia peroleh dengan studi atau pengalaman tetapi dengan inspirasi dari Roh Kudus; sharing sedemikian biasanya membawa penyembuhan bagi seseorang atau membawa pertobatan. Yesus memani- festasikan karisma ini ketika Dia mewahyukan kepada wanita Samaria di sumur Yakob bahwa dia sudah mempunyai lima suami (Yoh 4,18). Demikian juga Santo Yohanes Vianney menggunakan kanmia ini dalam kamar pengakuan dosa untuk membawa beratus-ratus orang kepada pertobatan yang sejati dan kepada hidup baru. Masa kini, orang-orang dalam pelayanan penyembuhan merasakan kegunaan dan karunia ini bila berdoa mencari akar penyebab dan penyakit.

Berkata-kata dengan hikmat (sabda kebijaksanaan)
Ini adalah karunia yang memungkinkan si pembicara untuk men-sharing- kan pengertian bani yang mendalam mengenai misteri Kristus. Perumpamaan- perumpamaan Tuhan Yesus (anak yang hilang, orang Samaria yang baik hati dsb) dan pengertian yang mendalam dan Santo Paulus mengenai rencana keselamatan Allah adalah contoh-contoh yang berhubungan dengan karunia ini. Sekarang ini orang-orang yang berkecimpung dalam mengajarkan iman atau dalam memberikan konseling Kristiani merasakan betapa bemilai karunia ini.

Karunia membuat mukjizat
Ini adalah karisma dengan mana Allah mengerjakan perbuatan dengan kuasa melalui seseorang. Banyak karunia-karunia sedemikian dapat diberikan kepada orang perorangan. jika Allah memilih menggunakan orang itu sebagai alat untuk melakukan karya mukjizatNya, sebagaimana kita ketahui Dia menggunakan Petrus dan Paulus dan beberapa dari orang-orang kudus.

Karunia iman
Karunia iman adalah karunia kepercayaan yang istimewa yang diilhami oleh Roh Kudus, bahwa Allah akan bertindak dengan penuh kuasa dalam situasi yang khusus, yang kemudian mendorong orang beriman itu untuk bertindak. Jadi karunia ini tidak mengacu kepada jenis iman oleh mana Orang benar akan hidup (Rom 1,17) dan tanpa jenis iman tersebut tidak mungkin orang berkenan kepada Allah, tetapi mengacu kepada jenis iman yang dapat memindahkan gunung (IKor 13,2). Karunia iman adalah iman yang menggerakkan orang untuk bertindak, seperti misalnya ketika Petrus berkata kepada orang lumpuh itu : Dalam nama Yesus Kristus dan Nazaret, berjalanlah! (Kisah 3,6).

Membedakan roh-roh
Ini adalah karisma yang membuat orang dalam situasi tertentu dapat mengetahui kehadiran dan pengaruh roh-roh jahat dan kemudian bertindak dalam nama Yesus mengusir mereka itu ~keluar. (Narnun beberapa ahli percaya bahwa karunia yang dipikirkan Paulus disini terutama berhubungan dengan menetapkan oleh roh apa orang yang bemubuat itu diilhanii ).

Resting in the spirit
Resting in the spirit adalah suatu phenomena (berhubungan dengan beberapa orang yang terlibat dalam pelayanan penyembuhan) dalam mana orang yang didoakan jatuh kebelakang dilantai dan tetap terbaring beberapa saat dalam keadaan seperti tidur , mengalami perasaan darnai, kehangatan dan perasaan tidak berbobot. Phenomena itu sering sangat dangkal dan dapat dijelaskan dengan sebab-sebab alamiah (psykologi), dan pada urnumnya tidak usah dipromosikan. Meskipun demikian, dalam beberapa kasus resting in the spirit telah terbukti menjadi pengalaman yang bermanfaat secara rohani. Memang bagi sementara orang resting in the spirit merupakan karunia dari Allah.

Penumpangan tangan
Penumpangan tangan bukanlah upacara magis dan bukan pula bagian dan sakramen. Dalam Alkitab penumpangan tangan mempunyai bermacam-macam arti : berkat, doa permohonan untuk penyembuhan orang sakit, pemberian tugas-tugas dalam komunitas, doa untuk pengutusan Roh Kudus dsb. Dalam Pembaruan Karismatik, penumpangan tangan merupakan ungkapan solidaritas yang nyata dalam doa dan ungkapan persatuan rohani dalam komunitas.

Tujuh karunia mesianis dan Roh Kudus tidak sama dengan karunia-karunia karismatis.
Tujuh karunia mesianis dan Roh Kudus diberikan dalam sakramen Penguatan : hikmat, pengertian, nasihat, keperkasaan, pengenalan, kesalehan, takut akan Tuhan (Yesaya 11,1-2). Karunia-karunia mesianis bemanfaat bagi sang penerima pribadi, sedangkan karunia karismatis bermanfaat bagi seluruh jemaat Allah.
Begitu juga kesembilan buah Roh adalah untuk perubahan pribadi seseorang menjadi seperti Kristus : kasih, sukacita, darnai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemah lembutan, penguasaan din (Gal 5,22).

Tim Pelayanan harus juga berdialog dengan pastor-pastor paroki dan penasihat-penasihat rohani dan persekutuan- persekutuan doa untuk membuang salah pengertian mengenai karunia-karunia karismatis, pengungkapan puji-pujian, baptisan dalam Roh dsb, supaya para imam ditolong untuk mengambil sikap yang positif (Paus Yohanes Paulas II) terhadap Pembaruan Karismatik sehingga Pembaruan Karismatik sungguh-sungguh melaksanakan panggilannya dijantung Gereja .

Sumber : Buku Pembaruan Karismatik Katolik
Buku Pegangan Untuk Para Pemimpin dan Peminat PKK

Fr. Fio Mascarenhas, SJ

Catholic Charismatic - Part 1 (Pencurahan Roh Kudus)

Aku kadang sedih, bahkan kesal
Ketika orang bertanya padaku : "Lo masih katolik ga sih? Koq jadi karismatik begitu? Kristen ya lo?"
Hmmm.. aku kadang bingung menjawabnya
Aku tau apa yang aku kerjakan sekarang
Apa yang aku jalani sekarang
Siapa yang aku percaya sekarang
Tapi untuk menjelaskan tentang "aliran" yang aku anut sekarang kadang rasanya sulit
Aku takut salah jawab, jadi aku lebih banyak memilih diam
Atau aku cuma sekedar berkata : "Tenaaannnggg, ini masih katolik banget koq." :

Artikel ini rasanya pas banget buat yang bingung akan arti karismatik
Atau mungkin kadang "benci", kesel, ga suka ama yang namanya karismatik, padahal ini tetep katolik
Dan ini juga cocok banget buat semuanya yang kadang "takut" untuk ikut SHB, pencurahan, atau hal2 semacam itu
Atau mungkin yang salah pandang tentang karismatik atau pencurahan roh kudus
Yang mungkin pernah bilang pencurahan itu buat buka mata batin ato hal2 'serem' menurutnya
I tell u now, it's tottally wrong!
This is my life, n I love for being catholic :)

PEMBARUAN KARISMATIK KATOLIK
Artikel Iman : ROH KUDUS BAPTISAN DALAM ROH/PENCURUHAN ROH
Pertumbuhan yang luar biasa dan Pembaruan Karismatik dalam Gereja Katolik dapat dijelaskan hanya oleh pengalaman yang dialami oleh sedemikian banyak orang yaitu bahwa hidup mereka telah diubah setelah mercka didoakan untuk pencurahan Roh Kudus atau seperti kebanyakan orang mengatakan, setelah mereka dibaptis dalam Roh Kudus. Dalam banyak hal, pengalaman ini menyarnai pengalaman murid-murid pertama pada hari raya Pantekosta. Yesus berjanji kepada kesebelas rasul bahwa mereka akan menerima kuasa dan menjadi saksi-saksiNya kalau Roh Kudus turun atas mereka (Kisah 1,8). Dan kenyataannya mereka sungguh diubah dan orang-orang yang lemah dan penakut menjadi rasul-rasul yang berani, tidak takut mewartakan Injil kepada orang-orang yang justru membunuh Yesus. Di jaman kita juga, banyak orang dapat bersaksi hal-hal yang sama yang terjadi atas mereka. Mereka mengetahui bahwa kekuatan baru untuk menghayati komitmen mereka dan untuk memberikan kesaksian atas iman mereka telah masuk kedalam hidup mereka. Seperti murid-murid pertama, sangat banyak orang merasakan dorongan untuk memuji Allah atas cara yang baru, bahkan diluar kuasa mereka untuk mengungkapkan pujian ini dalam kata-kata. Mereka bersaksi mengenai perwujudan yang sama sekali baru dan apa artinya bahwa Yesus adalah Tuhan . Dan karena itu, seperti murid-murid pada hari raya Pantekosta, mereka tidak ingin apa-apa lagi selain membagikan pengalaman mereka satu sama lain. Pastor Francis Sullivan SJ, seorang ahli teologi dan Universitas Gregoriana di Roma, melukiskan Baptisan dalam Roh Kudus sebagai suatu pengalaman relisius yang memperkenalkan arti baru kehadiran dan karya Allah dalam hidup seseorang. Kehadiran dan karya Allah itu biasanya menyangkutkan satu atau lebih karunia-karunia karismatis. Kadang-kadang baptisan ini dapat dikenal sebagai pengalaman saat yang menentukan dalam hidup seseorang, dalam kasus-kasus yang lain orang baru kemudian menjadi sadar akan perubahan-perubahan dalam hidupnya menyusul setelah didoakan, waktu didoakan nampaknya tidak terjadi apa-apa. Menurut Pastor Sullivan paling tidak ada dua penafsiran teologis. Dalam penafsiran yang pertama Baptisan dalam Roh tidak dipandang sebagai suatu pemberian baru Roh tetapi sebagai pengalaman Roh yang disadari, suatu pelepasan atau pembebasan kuasa Roh Kudus yang sudah diberikan dalam sakramen-sakramen (sakramen baptis, penguatan dsb.), tetapi hingga kini tidak dialami. Karena itu harus dibedakan antara baptisan dalam Roh dalam arti teologis (ketika Roh Kudus sesungguhnya diberikan : yaitu dalam sakramen-sakramen) , dan baptisan dalam Roh Kudus dalam arti berdasarkan pengalaman (disadarinya pengalaman akan kuasa Roh Kudus yang sudah diterima). Penafsiran yang pertama ini contohnya dapat kita lihat dalam Kitab Suci yaitu dalam 2Timotius 1,6-8, dimana Timotius sudah menerima karunia kasih, kekuatan dan ketertiban (melalui penumpangan tangan), tetapi tidak mengalaminya dalam kelakuannya sehari-hari; sebaliknya roh ketakutan nampaknya menandai dia pada waktu Paulus menulis surat itu. Tetapi Paulus tidak menasihati dia untuk mencari pencurahan Roh Kudus yang lain, sebaliknya menasihati Timotius untuk mengobarkan karunia Allah yang ada padamu oleh penumpangan tanganku atasmu ! Demikianjuga, pandangan diatas mengenai baptisan dalam Roh menganggapnya bukan sebagai kedatangan yang baru dan Roh Kudus tetapi sebagai suatu pengadukan kuasa Roh yang sudah diterima dalam sakramen-sakramen. Penafsiran lain (yang lebih baik) mengatakan bahwa apa yang dihasilkan oleh baptisan dalam Roh ialah pemberian Roh Kudus yang baru dan nyata; dengan kata lain, orang-orang dibaptis dalam Roh dalam arti teologis maupun dalam arti berdasarkan pengalaman (dialami). St. Thomas Aquinas sendiri mengajarkan bahwa pengutusan baru dan Roh Kudus adalah mungkin dan karena itu jika orang menjadi sadar akan penganih rahmat dalam dirinya, itu disebabkan karena Roh Kudus hadir atas cara yang baru (Bdk Summa Theologiae Lq. 43,0.6). Contoh dalam Alkitab untuk penafsiran baptisan dalam Roh ini adalah Kisah 4,29-31, dimana para rasul yang menghadapi krisis baru (ancaman dan orang-orang Yahudi untuk tidak berkhotbah dalam nama Yesus) berdoa kepada Allah memohon pencurahan barn Roh Kudus dan dalam penyelenggaraan Allah yang penuh belas kasihan, Mengalami Pentakosta Kedua! Demikianjuga, dalam sejarah Gereja yang berumur 2.000 tahun, setiap kali ada kebutuhan yang baru, Allah mencurahkan RohNya berulang kali sebagai jawaban atas doa. Dijaman kita sendiri, doa Paus Yohanes XXIII, Perbaruilah ya Tuhan, keajaiban-keajaiban Mu sebagai Pentakosta baru telah dipenuhi atas cara yang luar biasa oleh Konsili Vatikan II dan kelanjutannya. Dalam bahasa Alkitab, mengutus Roh , mencurahkan Roh dan membaptis dalam Roh adalah cara-cara yang berbeda untuk mengatakan hal yang sama, karena itu sesuai dengan teologi Katolik yang tradisional bagi orang-orang Kristiani yang dibaptis dan dikuatkan lewat sakramen penguatan memohon kepada Tuhan untuk membaptis mereka dalam Roh . Apa yang mereka minta, menurut ajaran Santo Thomas Aquinas, adalah pengutusan yang baru dan Roh Kudus yang akan memulai karya rahmat yang baru dalam hidup mereka. Gereja sendiri terus berdoa dalam arti ini, Datanglah Roh Kudus! . Melalui Seminar Hidup Baru dalam Roh , beberapa juta orang telah menernukan cara bagaimana berdoa dengan tekun mohon pencurahan Roh Kudus, meminta orang-orang lain berdoa bersama mereka dan mengarahkan doa semacam itu kepada Tuhan Yesus Kristus, dengan maksud agar Dia menjadi Tuhan hidup mereka atas cara yang baru melalui tindakan Roh KudusNya. Mereka telah ditolong untuk menyangkal apa saja dalam hidup mereka yang tidak cocok dengan Injil dan ditolong untuk menanggapi Kabar Baik atas cara yang lebih mendalam, dengan membuat komitmen yang baru dan dewasa kepada Yesus sebagai Tuhan. Bagi orang-orang Kristiani yang dibaptis waktu masih bayi dan menerima sakramen penguatan diawal masa remajanya, ini merupakan pertama kalinya mereka sungguh-sungguh mengesahkan secara pribadi apa yang dikerjakan bagi mereka pada saat upacara inisiasi Kristiani mereka. Pengalaman menunjukkan bahwa bila orang dengan watak yang demikian memohon pencurahan Roh Kudus yang baru, perubahan- perubahan terjadi dalam hidup mereka yang menunjukkan bahwa mereka telah menerima apa yang mereka minta.

Sumber : Buku Pembaruan Karismatik Katolik Buku Pegangan Untuk Para Pemimpin dan Peminat PKK Fr.Fio Mascarenhas, SJ -from Milis PDK Beijing-