Suatu hari, seseorang yg sedang putus cinta menangis di taman, saat itu datang seorang ahli filsafat bertanya padanya.
"Kenapa kamu menangis?"
Orang itu menjawab,
"Aku sangat sedih, knp dia meninggalkan ku?!"
Lalu ahli filsafat itu tertawa sambil berkata :
"Km bodoh sekali!"
Lalu orang itu menjawab.
"Kamu ini bagaimana?! Aku sedang putus cinta sudah cukup menyedihkan, tak apalah kalau kamu tak membujukku (mungkin maksudnya menghibur), tapi kamu masih juga menertawaiku."
"Bodoh, kamu tak perlu bersedih, karena yang seharusnya bersedih adalah dia" kata filsafat.
"Kenapa dia yang bersedih, kan dia yg memutuskanku?" kata orang itu.
"Karena kamu hanya kehilangan orang yang TAK mencintaimu, tetapi dia kehilangan orang yg SANGAT mencintainya"
jawab ahli filsafat itu.
copas dari blog Marchella
"Kenapa kamu menangis?"
Orang itu menjawab,
"Aku sangat sedih, knp dia meninggalkan ku?!"
Lalu ahli filsafat itu tertawa sambil berkata :
"Km bodoh sekali!"
Lalu orang itu menjawab.
"Kamu ini bagaimana?! Aku sedang putus cinta sudah cukup menyedihkan, tak apalah kalau kamu tak membujukku (mungkin maksudnya menghibur), tapi kamu masih juga menertawaiku."
"Bodoh, kamu tak perlu bersedih, karena yang seharusnya bersedih adalah dia" kata filsafat.
"Kenapa dia yang bersedih, kan dia yg memutuskanku?" kata orang itu.
"Karena kamu hanya kehilangan orang yang TAK mencintaimu, tetapi dia kehilangan orang yg SANGAT mencintainya"
jawab ahli filsafat itu.
copas dari blog Marchella
No comments:
Post a Comment