Shallommm... ihiyyy lagi on fire nih makanya kaya gini hahaha :))
Well bloggie, kamu harusnya tau apa yang mau ku ceritain stlh bbrp hari absen dr blog. Yes, dari Senin-Rabu tgl 27-29 Dec kmrn aku ikutan Retret Hidup Dalam Roh alias RHB dari komunitas JOY (Jesus fOr Youth) di Wisma Pangestu - Cicurug, Sukabumi. Hmmm sebenernya banyak pertimbangan sebelum akhirnya mutusin ikut RHB ini. Memank sejak aku terpilih sebagai pemimpin pujian WN nanti dan aku pun meng-iya-kan nya, aku sudah berpikir bahwa aku harus mempersiapkan diriku sebaik2nya, terutama untuk jiwa dan rohaniku. So, aku sudah mulai mencari2 RHB sebelum WN. Aku tau Joy ada RHB di akhir tahun, namun karena aku tau itu ret2 anak SMP-SMA aku pun sedikit bimbang untuk ikut. Akhirnya sekitar pertengahan desember aku mulai panik karena tidak ada ret2 lagi di tmpt2 lain, sdgkn WN tinggal sebulan, dan akhirnya aku putuskan untuk ikut ret2 Joy. Dari sebelum retret aku sudah begitu bersemangat, dari mempersiapkan barang, memikirkan makan siang yang akan dibawa, dan berangkatnya bagaimana. Tak lupa doa2ku tiap malam kuselipkan harapan sepulang retret ini : Aku ingin LEPAS, ya aku ingin BEBAS dari segala keterikatan dan luka2ku :'(
Hari H pun tiba. Pagi2 benar aku sudah bangun walaupun mata masih terasa begitu beratnya *maklum baru tidur stgh 4 dan msti bgn stgh 6,swt...* Then aku siap2 dan akhirnya aku pun pergi ke Xto brg Edwin. Sampai di Xto aku bertemu Ina, dan nantinya kami akan retret bersama Angel n Fika yang ikut dari Marsud. Perjalanan terasa begitu jauh krn terjebak sedikit macet. Namun 'penderitaan' belum berakhir. Kami diturunkan di stasiun then kami harus berjalan menyusuri rel kereta api yang begitu panjangnya untuk sampai ke tempat retret. Sungguh, aku bingung pertimbangan mereka memilih tempat ini, selain jauh, lokasinya pun amat tidak strategis untuk acara RHB, dan FULL BAND pula, ckck. Lokasinya berhimpitan langsung dengan rumah penduduk dan banyak anak kecil bermain di sekitar tempat retret, fiuhhh... Sampai di tempat retret pun 'penderitaan'ku belum berakhir. Melihat peserta yang begitu banyaknya sampai 200 orang membuatku pusink dan tidak bisa bernapas. Acara dimulai dengan Ice Breaking tanpa makan siang terlebih dahulu *tambah BT kelaperan* plus teman2 sekelompok Ice Breaking ku asik sendiri dan aku seperti 'penjual kacang'. Jadilah hari pertama retret itu terasa begitu membosankan, menyebalkan, dan rasanya aku ingin pulang! Ketika malam aku ingin mencari ruang doa pun tidak ada, so di mana aku bisa menyempatkan diriku untuk 'ngedate' dengan Dia? Fiuhhh sungguh ke'keki'an hari itu bertambah sudah ckck :(
Walaupun hari pertama sangat membosankan, aku mencoba mencari sisi2 positif hari itu. Aku bersyukur bus yang ditumpangi non AC tp cukup nyaman dibanding bus2 yg biasa ku pakai di ret2 Atma. Aku bersyukur tempat yang dipakai setidaknya 'layak', kamar tidur adem dan kamar mandi pun bersih. Susunan acara yang disiapkan pun menurutku cukup baik, sesi2 yang selalu diselingi dengan tarian dan video membuatku tidak bosan. Apalagi setelah sesi 2, ada acara Celebration Of The Cross dan kami diajak untuk berjanji dengan menyalakan lilin bahwa kami akan ikut Yesus. Yaaa, aku seperti mengulang janjiku sewaktu dulu memilih ikut Dia, dan inilah yang kembali ku lakukan. Aku menyadari Ia teramat baik dan sungguh aku bersyukur boleh mengenal Dia dan menjadi teladan bagaimana melayani Bapa :)
Hari kedua aku mulai merasa takut. Ya, sudah lama aku tidak ikut ret2 sebagai peserta, n that's mean nanti malam aku yang akan didoakan. Fiuhhh banyak intensiku untuk pencurahan kali ini, dan aku mencoba mempersiapkan diri sebaik mungkin supaya dapat benar2 mendapatkan 'buah' di retret ini. Siank ini aku sudah berpikir akan ngobrol dengan ketua selku untuk menjelaskan permasalahanku sehingga setidaknya ia tahu apa yang akan didoakannya untukku nanti. Ya, apalagi selama sesion hari ini, terutama sesi 4 aku banyak tersentuh dan merasa ada 'luka baru' yang akhirnya tersingkap dan aku menyadarinya. Namun aku mencoba kuat, dan seperti motivasi awalku, aku mau lepas dan bebas dari semuanya, jiwa ragaku sudah mulai terhuyung2 jatuh menanggung beban yang terasa banyak dan berat ini.
Sampailah di malam pencurahan. Acara dimulai dengan PW sebelum akhirnya masuk ke lagu pengantar pencurahan yaitu Berhembuslah Roh Kudus *aura Roh Kudus mulai terasa saat itu*. Awalnya aku masih biasa saja dan cuma mencoba fokus kepada Dia. Aku tidak mau seperti pencurahan2ku sebelum2nya yang hanya menjadi 'penonton' orang lain, aku ingin bebas dan salah satu caranya aku harus fokus. Baru beberapa bait lagu dinyanyikan sudah mulai terdengan Holy Laughter, teriakan, dan tangisan, dan aku masih tetap berdiri kokoh sambil terus menyanyikan lagu supaya aku fokus. Namun, akhirnya di tengah2 lagu aku mulai menangis, aku mulai berteriak mengingat segala luka2ku, terutama 'luka baru' itu. Tangisanku begitu tersedu2 dan aku betul2 sedih saat itu sampai aku menangis membungkuk. Lalu pendoa pun datang dan segera mendoakan dan akhirnya aku jatuh serasa ada suatu beban berat di kepalaku.
Aku pun menangis semakin keras, air mataku serasa tak berhenti mengalir, dan saat itu aku sungguh takut, yaaa aku tidak tau tapi aku aku sungguh ketakutan atas semua lukaku. Pendoa masih tetap berdoa dan aku masih tidak tenang, namun kucoba untuk tetap mengingat Dia yang selalu ada. Di tangisanku aku berteriak dan bertanya kepada 'dia' : "Mengapa kamu meninggalkan aku, Son? Kenapa semuanya terjadi? Kenapa kamu jahat? Kenapa kenapa dan kenapa..." Ya serasa 'dia' ada di hadapanku dan aku berteriak menangis ketakutan. Kemudian aku pun berteriak kepada Yesus : "Ke mana Engkau? Katanya Kau akan selalu menjagaku..." Dan sosok hangat itu pun datang. Dia menghampirku dan mengulurkan tanganNya. Pelan2 kuangkat tanganku dan memegangNya begitu erat. Aku ingin menarikNya untuk memelukku namun masih berat. Rasanya Dia seperti mengatakan aku belum benar2 mengandalkan Dia dan Dia pun tidak bisa masuk ke hatiku. Akhirnya pelan2 ku katakan aku ingin melepaskan 'dia' dan pelan2 Dia pun memelukku. Ahhh hangat sekali rasanya dan aku kembali menangis di pelukanNya, aku bertanya mengapa ketika Dia sudah memberikan, tapi kini Dia mengambilnya kembali. Aku bertanya mengapa segala perjalanan hidupku terasa berat dan aku pun berteriak : "aku ga sanggup, Tuhan! aku ga sanggup!" Dia pun menenangkanku dan membisikanku : "Aku selalu ada untukmu." Pelan2 aku merasa nyaman dan tenang dan menyadari kehadiranNya di setiap waktu. Kemudian kulepaskan pelukanku dan menatapNya dan mengelusnya. Ya walaupun brewokan tetep ganteng hihi xp Akhirnya Dia pun mengatakan : "Aku harus menghampiri yang lain." Ya, tangisan dan teriakan dari peserta di belakang sana memank cukup keras dan mungkin lebih memprihatinkan. Namun aku berkata : "Sus, 'kan baru bentar, masa buru2 pegi lagi sih?" Dan Dia pun tetap memelukku tapi cuma sebentar karena masih banyak orang yang membutuhkanNya. Akhirnya kulepaskan Dia perlahan2 walaupun tanganNya tetap kupegang sampai akhirnya Dia pergi *bener2 kaya orang pacaran di pelm2*
Aku pun pelan2 membuka mataku namun terasa berat karena terlalu basah hehe. Namun ku coba membukanya dan aku sudah melihat Ina menari2 *seneng banget mukanya saat itu*. Tapi dasar sadis, uda tau lagi resting kaki keram semua, malah aku ditimpanya haha. Akhirnya aku mencoba bangun, sampai 3 x baru aku bisa mengangkat kepala dan badanku. Aku pun mencoba duduk dan mengikuti lagu. Saat hening pun tiba dan aku merasa Dia mengatakan bahwa Dia mengundang siapa pun untuk datang karena Dia memberi kelegaan. Akan ada suatu kebangkitan rohani yang baru bagi para peserta dan Dia sungguh rindu kita semua melayani Dia. Sayang, waktu hening tidak terlalu panjang sehingga aku pun hanya bisa menyimpannya dalam hati.
Doa pencurahan pun selesai dan acara selanjutnya tentu saja merayakan Roh KudusNya yang sudah tercurah dengan CELEBRATION! :D Ya, dgn api semangat yang berkobar2, aku sungguh bisa melompat dengan bebas. Sungguh, ada kelepasan di dalam hatiku. Rasanya beban2 semua terangkat. Dan aku sekarang bisa mengatakan : aku sudah mengampuni dia dan melepaskan dia. Ya THANKS GOD karena ini bukan karena kekuatanku tapi sungguh karena kasihNya yang begitu luar biasa akhirnya aku bisa lepas dari 'keterikatanku' pada seseorang :) Setelah celebration pun beberapa orang ditanya apakah ingin bersaksi dan aku pun akhirnya mengajukan diri karena aku harus menyampaikan apa yang Tuhan sampaikan kepadaku kepada teman2 dsana. Tapi ketika maju, aku malah mau 'dijerumuskan' ke Joy haha. Entah mengapa aku yang awalnya tak pernah mau bergabung dengan mereka karena mereka yang sering asik sendiri, tapi saat ini sempat terlintas di benakku untuk mencoba, serasa ada yang membisikanku dan berkata : "Ayo Lev, coba aja di Joy." Well, aku hanya menjalani saja hari2ku kini di Hiero. Ya, tahun depan aku memang sudah tidak akan intens melayani di sana dan aku harus mencari ladang baru, dan aku percaya Dia akan menunjukan tempat terbaik bagiku untuk bertumbuh di dalamNya :) Hari kedua sungguh amat melegakan. Aku tak pernah merasakan pencurahan 'sedahsyat' itu. Ya mungkin ini RHB terbaikku selama ini setelah 1 x sebagai umat (2009), 1 x hanya SHB (2009), dan 1 x lagi sebagai ketua (2010). Ini adalah RHB ke-4 ku dan ya, ini salah satu RHB yang mengesankan :)
Hari ketiga masih ada session walaupun tidak full karena ada outbound di siang hari. Games2 yang diadakan lumayan seru walaupun kelompokku tidak menang banyak, yel pun hanya seadanya dan tidak ada apa2nya dibanding kelompok lain. Namun aku mencoba menikmatinya walaupun tidak begitu kenal dengan teman2 sekelompok. Selesai outbound, kami boleh mandi, packing, dan makan siang. Setelah itu, Hiero pun tak ketinggalan mempromosikan WN *semoga semua dateng yahhh amin amin amin...* Setelah foto2, kami pun meninggalkan tempat ret2 sekitar stgh 4. Setelah melewati 'penderitaan' terakhir dengan melewati perjalanan rel yang panjang lagi, kami pun sampai di bus dan kami baru berangkat sekitar stg 5. Banyak yang kecewa karena tidak akan sempat nonton bola Indo-Malay *teteup diinget hihi* Tapi skitar jam 7 kami berhenti di Rest Area dan menonton bola bersama melalui TV di bus. Namun ketika bis melanjutkan perjalanan, sinyalpun kembali jelek, apalagi ditambah Malay yang berhasil menjebol gawang Indo, semua seakan menjadi malas menonton *lohh koq jadi cerita bola sih? haha..* Ya intinya akhirnya kami sampai di Xto jam stg 9 dan skitar jam 9an aku baru jalan pulang karena ngobrol2 dulu dengan yang lain. Stg 10 pun aku sudah tiba di rumah dan harus kembali bertemu dengan realitas kehidupan. Ya, ini memank hal terberat setiap pulang RHB. Roh yang baru berkobar2 harus dihadapkan dengan dunia yang masih sama dan itu adalah tantangan! Yaaa, apalagi aku akan segera menghadapi WN, aku harus betul2 menjaga stamina dan emosiku. Semoga api semangat ini tetap berkobar di hatiku untuk melayani Dia, ya aku tidak sabar segera melayani Dia! *on fireeee*
I really thank GOD for the love, joy,and happiness during this retreat!
Who am I Lord so You love me so much?! :')
Ready to serve You more!!! :D
No comments:
Post a Comment