Yaaa saatnya 'sedikit' menggalau lagi hehe. Ga menggalau juga koq, cuma mencurahkan isi hati halahhh... haha... xp Tapi sebelumnya lephi mau nyanyi dulu lalalala...
Hanya dekat kasih-Mu Bapa
Jiwaku pun tentram
Engkau menerimaku dengan sepenuhnya
Walau dunia melihat rupa
Namun Kau memandangku
Sampai kedalaman hatiku
REFF :
Tuhan, inilah yang ku tau
Kau mengenal hatiku
Jauh melebihi semua yg terdekat sekalipun
Tuhan, inilah yang ku mau
Kau menjaga hatiku
Supaya kehidupan memancar senantiasa
Yuppp itu adalah lirik lagu "Kau Mengenal Hatiku". Buatku liriknya sungguh bagus dan 'tepat sasaran'. Ya, beberapa kali aku dikuatkan dengan lagu itu. Ketika aku merasa ditinggalkan, dikecewakan, atau bahkan perasaan tertolak, sungguh ada kekuatan ketika aku mendengar lagu itu. Ya, hanya dekat kasihNya jiwaku merasa damai dan aku merasa aku sungguh berharga. Bahkan ketika semua meninggalkanku, tak sekalipun Dia meninggalkanku, bahkan Dia selalu jaga hati ini untuk tetap berada dalam naunganNya. Dan memang itulah yang selalu ku minta dari Dia. Aku yakin Dia tau betul betapa rapuhnya hati ini. Berbagai kenangan dan pengalaman masa lalu cukup membuatku lelah dan takut untuk membuka hati dan berhati2 dalam memberikan hati ini.
Saat ini aku juga minta hal demikian. Hati ini sedang berusaha untuk netral, untuk menyadari aku masih membutuhkan banyak waktu untuk memperbaiki serpihan2 ini dan menyusunnya kembali. Aku ga mau gagal lagi, sudah cukup aku terlalu percaya kepada orang lain dan ternyata semuanya berhenti di tengah jalan. Aku lelah kalau harus jatuh lagi untuk kesekian kali. Cukup sekali aku 'berteriak' di ret2 kemarin untuk melepaskan seseorang. Aku ga mau terikat lagi dan akhirnya pada kenyataannya he's not the one.
Aku menyadari aku seringkali gampang terlena dan percaya dengan seseorang. Aku seringkali mengganggap seseorang sudah lebih baik bahkan terbaik sehingga aku tidak memikirkan pribadi2 lain yang mungkin jauhhh lebih baik. Aku gampang terpesona dengan kebaikan, talenta, atau sisi positif seseorang. Namun kali ini aku mau berjanji pada hati ini, kalau aku sungguh akan 'mensortir' semuanya. Aku ga mau jatuh lagi, aku ga mau menangis lagi, aku ga mau salah lagi. Ya, terserah kalau mungkin nantinya aku menjadi seorang yang terlalu pemilih, namun ini sudah keputusanku. Aku sangat lelah kalau nantinya gagal lagi dan aku harus mengulang semuanya dari awal lagi. Aku hanya ingin mencari yang terbaik yang kupercaya dia sungguh2 mampu menjadi tahap yang terbaik itu.
Semuanya kembali kepadaMu, Bapa. Aku mau menyerahkan hati ini sama Engkau. Kau yang mengenal hatiku, Kau yang paling tau kapan hati ini siap untuk terbuka lagi dan menerima sesuatu yang baru lagi, HANYA KAU YANG TAU. Kau pula yang kuharap menjaga hati ini seutuhnya. Kau tau betul hidupku akan benar2 'memancar' ketika hati ini terjaga, maka jagalah senantiasa, Bapa. Aku tau hanya Kaulah yang sanggup melakukannya dengan sempurna. Dan pada akhirnya kiranya aku juga bisa memberikannya kepada seseorang yang terbaik menurut kehendakMu dengan cara yang tersempurna :)
No comments:
Post a Comment